Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan

Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan

Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan, Buatan Tangan Mereka Sendiri!

Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan – Dalam dunia arsitektur, seni menjadi salah satu fokus utama agar tercipta sebuah desain yang memukau. Beberapa desain yang paling menakjubkan pun umumnya merepresentasikan fungsi atau sesuatu yang ada di dalamnya.

Manusia adalah makhluk yang paling unggul dalam merancang dan membangun arsitektur. Lihat saja buktinya. Ada tembok besar di Tiongkok, candi Borobudur, hingga gedung Burj Khalifa yang begitu megah. Ketiga bangunan itu bahkan hanya sebagian kecil dari arsitektur terbaik di dunia.

Namun jangan salah, bukan hanya manusia yang mampu membangun arsitektur megah dan kreatif. Ternyata para hewan pun memiliki kemampuan tersebut. Memang tak seindah dan sebesar buatan manusia mengingat mereka membuatnya sebagai tempat tinggalnya sendiri.

Ingin tahu seperti apa arsitektur buatan hewan yang paling unik dan kreatif? Yuk, mari kita intip!

  • “Menara” rayap katedral

10 Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan, Buatan Tangan Mereka Sendiri!

Cathedral termite atau rayap katedral adalah definisi dari kecil-kecil cabe rawit. Tubuhnya sangatlah mini namun mereka mampu membangun “menara” yang tingginya mencapai 4,6 meter. Bahkan di bagian bawahnya, rayap masih terus berekspansi, lho.

Gundukan tersebut mereka buat dari lumpur, kayu yang telah dicerna, saliva, serta kotorannya sendiri. Di dalamnya, kamu akan menemukan “kota” rayap yang sangat besar!

  • Istana bawah tanah groundhog

10 Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan, Buatan Tangan Mereka Sendiri!

Dari luar, sarang groundhog terlihat biasa saja, tak ada yang istimewa dari lubang tersebut. Namun tahukah kamu bahwa lubang tersebut sangatlah rumit di bawah tanah?

Hewan pengerat ini membuat sarang yang sangat dalam. Tak hanya itu, ada banyak jalan buntu di dalamnya untuk membingungkan para predator. Tempat menyimpan makanan dan tempat untuk tidur juga dipisahkan.

  • Rumah gantung milik burung baya weaver

10 Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan, Buatan Tangan Mereka Sendiri!

Titel arsitek andal tampaknya layak untuk disematkan kepada burung weaver. Jika sociable weaver mampu membuat “sarang berbulu”, baya weaver mampu membuat rumah gantung berbekal ranting dan daun.

Sarang tersebut mereka gunakan untuk menyimpan telur. Weaver jantanlah akan berpatroli di sekitarnya agar tak ada predator yang mendekat.

  • “Ketupat” buatan semut rangrang Australia

10 Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan, Buatan Tangan Mereka Sendiri!

Australian weaver ants atau sebut saja semut rangrang Australia memiliki kemampuan membuat “ketupat”. Bukan untuk dimakan melainkan untuk menjadi sarangnya.

Koloni semut ini membangunnya bersama-sama, lho. Mereka menyatukan dedaunan dengan serat yang diproduksinya agar bisa membentuk ruang untuk ditinggali. Ukurannya beragam, ada yang bisa mencapai setengah meter, lho!

  • Sarang mini burung kolibri

10 Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan, Buatan Tangan Mereka Sendiri!

Burung kolibri atau hummingbird juga tak kalah kreatif dalam membuat sarangnya. Dilansir dari Birds and Blooms, mereka biasa merangkainya dengan serat laba-laba dan ranting. Lalu mereka melapisinya dengan lumut.

Sarang tersebut memang berukuran mini, hanya cukup untuk telur dan sang induk saja. Nanti, ketika telur menetas dan bayi kolibri sudah besar, mereka akan pergi dan meninggalkan sarang tersebut.

  • Batu nisan raksasa milik rayap kompas

10 Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan, Buatan Tangan Mereka Sendiri!

Rayap kompas juga memiliki kemampuan arsitektur yang baik. Mereka mampu membuat sarang sangat besar yang tampak seperti batu nisan raksasa. Bahannya berasal dari tanah, lumpur, saliva, dan kotoran.

Hewan kecil ini juga mempertimbangkan arah, lho, dalam membuat tempat tinggal tersebut. Pada umumnya, mereka menghadapkan “batu” tersebut ke utara atau selatan. Dilansir dari Weebly, tujuannya adalah agar mereka mendapatkan sinar matahari yang cukup.

  • Istana lebah

10 Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan, Buatan Tangan Mereka Sendiri!

Pernahkah kamu mengamati sarang lebah dengan lebih saksama? Serangga pekerja keras ini patut diapresiasi karena mereka mampu membuat arsitektur yang sangat detail dan rapi.

Setiap lubang di sarang tersebut memiliki pola heksagonal yang seragam untuk menyimpan madu. Benar-benar seperti buatan mesin! Tak hanya itu, seiring bertambahnya waktu, lebah akan terus mengekspansinya hingga sarang menjadi lebih besar.

  • Sarang burung walet yang sangat mahal

10 Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan, Buatan Tangan Mereka Sendiri!

Sarang burung walet memang sangat terkenal. Manusia sengaja mengembangbiakkan burung tersebut untuk diambil sarangnya yang baik untuk kesehatan.

Terlepas dari itu, walet mampu membangun sarang yang unik dengan berbekal salivanya sendiri. Kamu bisa menjumpainya di gua, bebatuan, hingga rumah yang tak berpenghuni.

  • Sarang berbulu burung weaver

10 Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan, Buatan Tangan Mereka Sendiri!

Sociable weaver atau yang dikenal juga sebagai burung manyar memiliki sarang yang sangat unik. Dari luar sarang tersebut terlihat seperti bulu hewan besar yang tergantung di pohon. Namun ternyata burung itu membuatnya dari jerami, serat, dan rumput.

Uniknya lagi, sarang tersebut bisa menampung hingga 400 ekor burung, lho! Mereka juga memakainya dalam jangka waktu yang lama. Dilansir dari National Georaphics, bahkan ada sarang yang bisa bertahan hingga ratusan tahun.

  • Sarang bundar red ovenbird

10 Arsitektur Hewan Paling Menakjubkan, Buatan Tangan Mereka Sendiri!

Dibuat dari tanah liat dan lumpur, sarang red ovenbird terlihat seperti kendi dengan lubang di bagian sampingnya. Sebagian ovenbird bahkan memanfaatkan rambut kuda, kulit ular, dan bahan-bahan unik lainnya untuk sarang tersebut, lho!

Sarang tersebut berfungsi untuk melindungi ovenbird dari serangan predator. Itulah kenapa mereka menaruhnya di dahan pohon atau atap bangunan yang telah ditinggalkan.

Kreatif sekali, kan, hewan-hewan di atas? Arsitektur-arsitektur tersebut murni berasal dari insting dan kreativitas mereka sendiri. Tujuan pembuatannya pun gak neko-neko, hanya sebagai tempat bersemayam dan pelindung dari para predator. Salut, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *