Destinasi Pelesir Crazy Rich Libanon

Destinasi Pelesir Crazy Rich Libanon

Destinasi Pelesir Crazy Rich Libanon

Destinasi Pelesir Crazy Rich Libanon – Negara timur tengah memang menjadi incara bagi setiap witawan untuk dikunjungi karena memiliki sejuta tempat wisata yang indah, tidak hanya itu negara – negara di timur tengah juga memiliki banyak bangunan – bangunan yang bernilai sejarah. Seperti contohnya tempat wisata di turki dan tempat wisata di doha qatar. Selain itu, di negara timur tengah juga dikenal memiliki makanan – makanan yang nikmat karena rempah – rempah yang begitu kuat di sana.

Jika kalian bingung ingin mengunjungi salah satu negara di bagian tengah, kami memiliki salah satu rekomendasi yang hampir mirip dengan tempat wisata di madinah.Yaa tempat rekomendasi kami adalah negara lebanon, meskipun negara ini sempat dilanda konflik, namun negara ini sudah mulai berbenah dengan pembangunan yang luar biasa di berbagai sektor, termasuk di sektor pariwisata. Tidak hanya keindahan alam nya yang cantik, namun juga keindahan dari sisi bangunan pun juga memiliki magnet tersendiri untuk dikunjungi.

Topi Panama, kacamata hitam rancangan desainer, botol-botol sampanye, dan mobil mewah: di kota resor pegunungan Faqra, krisis ekonomi Libanon belum terlihat.

Sambil melahap salad di country club eksklusif di pegunungan Lebanon, Zeina el-Khalil mengatakan dia senang bisa melarikan diri ke sini selama musim panas.

“Suasana di Beirut terasa sangat menyedihkan. Realitas ada di mana-mana. Tapi di sini kami merasa seperti berada di negara lain,” katanya.

Libanon sedang terperosok dalam krisis ekonomi terburuk dalam beberapa dasawarsa, dengan penurunan ekonomi memicu inflasi yang melonjak dan membuat hampir setengah populasi negara itu jatuh miskin.

Untuk mereka yang lebih kaya, rencana liburan ke luar negeri gagal total pada tahun ini, setelah bank mencegah penarikan dolar atau transfer.

Ditambah lagi pandemi virus corona semakin mempersulit perjalanan internasional.

Tetapi sekitar 200 keluarga terkaya di negara itu telah menemukan pelarian di Faqra Club, sebuah klub pribadi yang bertengger 1.600 meter di atas Mediterania.

“Biasanya kami menghabiskan liburan di luar negeri, tetapi tahun ini kami tidak bisa bepergian karena alasan keuangan dan COVID-19,” kata wanita berusia lima puluhan dan berkulit yang berwarna cokelat keemasan itu.

Terletak di sebuah kota resor pegunungan yang terkenal dengan lereng-lereng skinya, Faqra Club adalah sebuah oase kemewahan di negara yang runtuh.

Moto nya, menurut situs web resmi, adalah: “Hidup di puncak.”

Mobil-mobil mewah memadati tempat parkir di luar, sementara anggota klub beraktivitas di banyak fasilitasnya, termasuk kandang kuda, lapangan tenis, dan bioskop 9D.

Di tepi kolam renang yang panjang, para Crazy Rich Libanon terlihat sedang berjemur, beberapa sambil menyesap koktail, sementara itu alunan musik terdengar hingar bingar.

“Hidup harus terus berjalan,” kata Sara, seorang pengacara berusia 26 tahun, dengan senyum di wajahnya.

“Kami tidak bisa tetap terjebak di rumah,” katanya kepada AFP dari di dalam kolam renang.

Menikmati kehidupan di tengah krisis negara

Terpisah dari banyak kesengsaraan yang melanda seluruh negeri, Faqra Club telah menjadi magnet bagi mereka yang ingin melakukan bisnis yang cepat.

Banyak restoran dan toko telah membuka cabang-cabang Faqra, dengan harapan dapat melunakkan pukulan krisis ekonomi yang telah melihat nilai pound Lebanon anjlok terhadap dolar di pasar gelap.

Di sepanjang gang yang ramai, sekitar 40 kios menghiasi sisi jalan, beberapa memajang pakaian renang mewah dan abaya sutra.

Selim Heleiwa, yang memiliki toko minuman alkohol kelas atas di Faqra, mengatakan bahwa orang-orang di sini dapat membeli barang mewah, tidak seperti rekan senegaranya yang lain.

Comments are closed.