Hal yang Sering Dilakukan Traveler Ketika Pertama Kali ke Bali!

Hal yang Sering Dilakukan Traveler Ketika Pertama Kali ke Bali!

Hal yang Sering Dilakukan Traveler Ketika Pertama Kali ke Bali!

Hal yang Sering Dilakukan Traveler Ketika Pertama Kali ke Bali! Pengalaman pertama traveling tentunya suatu pengalaman yang paling menyenangkan dan nggak terlupakan. Mungkin travelers masih ingat seperti apa serunya ketika pertama kali berkunjung ke Bali.

Perasaan senang bercampur bangga pasti bercampur jadi satu. Apalagi, Bali adalah tujuan wisata yang populer, bukan hanya orang Indonesia yang suka ke Bali, tapi juga turis mancanegara. Menurut pengalaman dan cerita banyak orang. Terus apa saja hal yang pertama kali di lakukan oleh traveler saat mereka pertama kali Daftar Sbobet88 berkunjung ke bali..

1. TAKUT MENGINJAK SESAJEN 

sesajen

Biasanya, jauh-jauh hari sebelum ke Bali, teman-teman suka mengingatkan kita agar jangan menginjak atau menyenggol sesajen yang ditaruh di pinggir jalan atau pantai. Mereka bakal menakut-nakuti dengan bilang bahwa menginjak sesajen bisa bikin celaka. Nah, itulah yang bikin kita cemas selama di Bali. Padahal, kamu nggak perlu setakut itu, lho.

Sesajen yang tersebar di jalan memang perlu dihormati dengan cara tidak menyenggol atau menginjaknya. Karena, sejajen merupakan wujud rasa syukur warga Bali kepada Dewa-Dewi yang telah memberikan berkat untuk mereka. Jadi, menginjak sesajen bukan supaya kita nggak celaka, tapi lebih untuk menghormati kepercayaan warga Bali. Apabila kamu nggak sengaja menginjak atau menyenggol sesajen, tentunya nggak jadi masalah.

2. KEPANG RAMBUT, KUTEKAN, DAN BIKIN TATO WAJIB HUKUMNYA!

kepang-bali

Di sekitar Pantai Kuta ada banyak orang yang menawarkan jasa kepang rambut model kelabang. Kapan lagi bisa dikepang kelabang ala penyanyi kulit hitam! Hihihi… Jasa mengepang rambut di sana harganya bervariasi, jadi memang harus pintar-pintar menawar jika ingin dikepang. Kalau kamu bukan turis mancanegara, kamu nggak akan diberikan harga tinggi yang nggak masuk akal kok! Asyiknya, kepangan tersebut bisa tahan selama dua hingga tiga hari!
Selain mengepang rambut, biasanya wisatawan juga tergoda untuk kutekan (nail art). Ada banyak warna kuteks yang bisa kamu coba. Bahkan, gambarnya bisa kita request. Sebelum kuku diberi warna dan gambar, si pemberi jasa nail art akan membersihkan kuku dan menghilangkan kulit kasar di sekitar kuku agar hasil nail art-nya sempurna. Dan, banyak juga lho yang mencoba bikin temporary tattoo. Tentu aja gambar dan tulisannya bisa di-request. 
3. FOTO DI DEPAN HARD ROCK CAFE BALI 
hard-rock-cafe-bali

Meskipun Jakarta juga punya Hard Rock Cafe, tapi sepertinya belum lengkap kalau nggak foto di depan Hard Rock Cafe saat berkunjung ke Bali. Banyak turis yang mengantre untuk foto di sana, lho. Kebanyakan turis yang mengantre adalah turis lokal! Hihihi…

4. PAKAI BIKINI YANG MASIH BARU 

bikini-bali

Liburan ke Bali merupakan momen yang tepat untuk eksistensi, salah satunya adalah menggunakan bikini! Kalau di Jakarta atau kota lain, sepertinya nggak memungkinkan untuk menggunakan bikini. Nggak heran kalau di Bali banyak cewek-cewek menggunakan bikini di pantai. Kemungkinan besar, bikininya masih baru banget dan memang sengaja dibeli untuk berjemur di Bali!

5. BERJEMUR SAMPAI KULIT GELAP 

tanning

Sudah pakai bikini, masa sih nggak berjemur di pantai? Kesempatan seperti itu tentunya bisa dimanfaatkan untuk sekalian bikin kulit tubuh jadi tan! Biar nanti ketika selesai liburan banyak yang ngeh kalau kita habis liburan dari Bali. Hihihi…

6. FOTO-FOTO DI DEPAN PATUNG GWK 

gwk

Patung GWK (Garuda Wisnu Kencana) yang berada di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana adalah monumen yang menjadi ikon pariwisata Bali dan Indonesia. Patung Garuda Wisnu Kencana adalah simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia. Patung ini terbuat dari campuran tembaga dan baja seberat 4 ribu ton dengan tinggi 75 meter dan lebar 60 meter. Nah, jadi kalau sudah sampai di Bali, apalagi untuk pertama kalinya, harus banget berfoto di depannya!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *