Lukisan Bernilai Rp4 M Hilang di Bandara Jerman

Lukisan Bernilai Rp4 M Hilang di Bandara Jerman

Lukisan Bernilai Rp4 M Hilang di Bandara Jerman

Lukisan Bernilai Rp4 M Hilang di Bandara Jerman – Seni lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa yang berfokus pada kegiatan melukis. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar. Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Seorang pengusaha yang tidak disebutkan namanya, melakukan perjalanan dari bandara Dusseldorf, Jerman menuju Tel Aviv, Israel.

Ketika sang pengusaha tersebut melakukan check-in penerbangan, sebuah lukisan berharga miliknya tertinggal di konter. Namun, sang pemilik tidak sadar bahwa barang berharga miliknya ketinggalan. Peristiwa lupa membawa barang berharga tersebut terjadi pada 30 November 2020. Setelah pesawat yang ia tumpangi mendarat di Tel Aviv, dia sadar bahwa lukisan miliknya tertinggal di Bandara Dusseldorf.

Sang pemilik lukisan langsung menghubungi polisi di Dusseldorf dan mengirimkan surat elektronik tentang Club388 Indonesia beberapa rincian mengenai lukisan, seperti ukuran lukisan 40 x 60 sentimeter dan kotak karton datar untuk membungkusnya. Polisi langsung melakukan pencarian lukisan berharga milik sang pengusaha. Akan tetapi, meski sudah dicari-cari ke seluruh bandara, lukisan itu tak juga ketemu. Pencarian secara teliti telah dilakukan tapi tak menemukan hasil yang menggembirakan.

1. Lukisan surealis dengan harga fantastis

Lukisan Bernilai Rp4,8 M Hilang di Bandara Jerman

Sebuah babak baru pencarian lukisan berharga masih berlanjut. Meski polisi sudah mencari di seluruh bandara dan tidak menemukannya, namun pencarian masih di langsungkan. Pencarian ini, dimulai ketika keponakan laki-laki dari pengusaha yang kehilangan lukisan, datang ke kantor polisi dekat bandara Dusseldorf. Dia baru saja melakukan perjalanan dari Belgia.

Melansir dari laman Deutsche Welle, kasus kehilangan lukisan di terima dan mendarat di meja inspektur Michael Dietz. Sang inspektur langsung berpikir dan kemudian menghubungi pihak perusahaan pembersih bandara (10/12). Bersama dengan manajer bandara, inspektur tersebut mencari semua kertas di kotak sampah daur ulang milik perusahaan.

Setelah pencarian di lakukan secara teliti, lukisan di temukan di tumpukan terbawah kotak sampah. Lukisan berharga yang memiliki nilai sekitar 280.000 euro atau sekitar Rp4,8 miliar itu, bertumpuk bersama dengan sampah-sampah kertas lain yang akan di daur ulang. Lukisan itu adalah lukisan surealis karya seniman Prancis, Yves Tanguy.

2. Karya pelukis seangkatan Pablo Picasso

Lukisan Bernilai Rp4,8 M Hilang di Bandara Jerman

Penyelamatan barang berharga oleh polisi Jerman itu menjadi salah satu prestasi, karena nilai barangnya yang fantastis. Bahkan menurut juru bicara polisi Andre Hartwig, “ini jelas salah satu kisah paling bahagia kami tahun ini” katanya di kutip dari laman Associated Press (10/12). Hartwig juga mengatakan bahwa pekerjaan pencarian itu benar-benar seperti pekerjaan detektif.

Pemilik lukisan di beritahu bahwa lukisan miliknya telah di temukan. Pemilik lukisan yang sekaligus pengusaha tersebut kemudian mengambil lukisan surealis berharga fantastis pada hari Rabu, 9 Desember 2020. Tidak ada yang bisa menjelaskan secara rinci bagaimana lukisan itu melakukan “perjalanan” dari konter check-in bandara ke tempat daur ulang sampah. Namun, kisah penemuan lukisan itu sama surealisnya dengan lukisan yang di temukan.

Lukisan yang belum di ketahui judulnya itu, kini telah kembali bersama keluarga pemiliknya. Lukisan itu karya seniman Prancis Yves Tanguy, yang lahir pada tahun 1900 dan meninggal pada tahun 1955 di Connecticut. Tanguy kurang mendapatkan pendidikan formal, namun namanya bersanding dengan pelukis masyhur sezaman seperti Pablo Picasso, Salvador Dali dan Joan Miro.

3. Lukisan senilai satu triliun juga pernah d itemukan di plastik sampah

Lukisan Bernilai Rp4,8 M Hilang di Bandara Jerman

Kasus lupa membawa lukisan berharga dan akhirnya di temukan di tempat sampah adalah salah satu kisah aneh yang mengejutkan. Namun, ada kisah lain yang sama mengejutkannya, ketika seorang tukang kebun menemukan sebuah plastik sampah yang di dalamnya berisi lukisan berharga sekitar 60 juta euro atau sekitar Rp1 triliun pada Desember 2019.

Lukisan tersebut adalah karya Gustav Klimt, seorang pelukis asal Austria. Lukisan itu berjudul “Portrait of a Lady” dan hilang dari galeri seni modern di Piacenza, Italia utara pada tahun 1997. Menurut BBC, pencurian lukisan karya Gustav Klimt menjadi salah satu kasus pencurian karya seni terbesar (11/12/19).

Lukisan “Portrait of a Lady” yang di buat pada tahun 1916-1917 oleh Gustav Klimt pada masa akhir hidupnya, adalah salah satu lukisan penting. Lukisan itu di temukan oleh tukang kebun yang sedang membersihkan dinding luar galeri, 23 tahun setelah lukisan itu hilang.

Sang tukang kebun mengira bungkusan plastik hitam di dalam dinding adalah sampah, sebelum akhirnya dia memanggil staf galeri, Dario Gallinari. Saat di beritahu, Gallinari bahkan menganggapnya lelucon. Namun pada akhirnya, dia terkejut karena lukisan di dalam plastik hitam yang di anggap sampah itu adalah salah satu lukisan paling berharga yang pernah hilang dari galeri.

Comments are closed.