Menguak Arti Vitruvian Man

Menguak Arti Vitruvian Man

Menguak Arti Vitruvian Man

 

Menguak Arti Vitruvian Man –  Kita akan membahas mengenai sebuah gambar yang cukup populer yakni  The Vitruvian Man karya Leonardo da Vinci.

Mungkin beberapa dari kalian pernah melihat tapi tidak terlalu mengamati gambar vitruvian man.

Digambar pada tahun 1490 memakai pena diatas kertas, gambar itu menunjukkan sebuah figur pria yang berada pada dua posisi yang saling bertumpangan dengan lengan dan kaki terentang didalam 2 bentuk bangun datar berupa persegi dan lingkaran.

Sebetulnya, nama asli dari gambar itu adalah Le proporzioni del corpo umano secondo Vitruvio, yang artinya adalah “Proporsi tubuh manusia menurut Vitruvius”.

Kisah Seorang Vitruvius

Marcus Vitruvius Pollio lahir sekitar 80 BC. Dia bekerja di kemiliteran romawi dan menjadi seorang spesialis desain dan konstruksi mesin artileri.

Kemudian, dia menjadi seorang arsitek dan bekerja di sebuah kuil, yang sekarang telah tidak ada lagi, di kota Fano, Italia.

Setelah berabad-abad masa kegelapan, karya-karya Vitruvius termasuk De Architectura yang sekarang populer sebagai The Ten Books on Architecture.

Pada awal tahun 1400-an, banyak perkamen dan tulisan klasik yang ditemukan oleh seorang humanis dari Italia, Poggio Bracolini.

Salah satunya yang ditemukan merupakan salinan dari karya Vitruvius yang dibuat pada abad ke-8.

Ini ialah salah satu yang mengawali masa Renaissance.

Arti Vitruvian Man

Gambar itu sebenarnya bukan merupakan ide Leonardo da Vinci. Leonardo sebenarnya cuma menggambar menurut versi-nya. Inti utama dari sketsa ini ialah menjadi sebuah representasi dari pembelajaran Leonardo kepada proporsi tubuh manusia serta relasinya dengan alam. Dalam gambar itu terdapat tulisan di bagian atas dan bawah gambar yang susah kita baca. Tulisan tersebut ditulis Leonardo secara mirror writing.

Tulisan dibagian atas adalah tentang Vitruvius:

“Vetruvio, arsitek, menempatkan dalam karyanya pada arsitektur bahwa pengukuran manusia di alam didistribusikan dengan cara ini, yaitu:

  • Telapak tangan adalah empat jari
  • Kaki adalah empat telapak tangan
  • Satu hasta adalah enam telapak tangan
  • Empat hasta membentuk satu pria
  • Satu langkah adalah empat hasta
  • Satu pria adalah 24 telapak tangan

Dan pengukuran ini ada di dalam diri mereka masing-masing.”

Tulisan pada Paragraf kedua

“Jika kau cukup membuka kakimu sehingga kepalamu dapat direndahkan hingga 1/14 tinggimu dan cukup menaikkan lenganmu sehingga jarimu dapat mententuh garis ujung kepalamu, ketahuliah bahwa titik pusat dari anggota gerak yang direntangkan tersebut adalah pusar, dan jarak antara kedua kakimu menjadi segitiga sama sisi.”

Sepertinya, instruksi diatas kemudian diilustrasikan dengan gambar figur pria yang terdapat di bawahnya.

  • Panjang dari lengan yang direntangkan sama dengan tinggi seorang pria
  • Dari rambut ke bagian bawah dagu adalah sepersepuluh dari tinggi seorang pria
  • Dari bawah dagu ke atas kepala adalah seperdelapan dari tinggi seorang pria
  • Dari atas dada ke rambut adalah seperenam dari tinggi seorang pria
  • Dari atas data ke rambut adalah sepertujuh tinggi seorang pria
  • Lebar maksimal bahu adalah seperempat tinggi seorang pria
  • Dari dada ke atas kepala adalah seperempat tinggi seorang pria
  • Jarak dari siku ke ujung tangan adalah seperempat tinggi seorang pria
  • Jarak dari siku ke ketiak adalah seperdelapan dari tinggi seorang pria
  • Panjang tangan adalah sepersepuluh dari tinggi seorang pria
  • Akar dari kemaluan adalah setengah tinggi seorang pria
  • Panjang kaki adalah sepertujuh dari tinggi seorang pria
  • Dari bagian bawah kaki ke bawah lutut dalah seperempat tinggi seorang pria
  • Dari bawah lutut ke akar kemaluan adalah seperempat tinggi seorang pria
  • Jarak dari bawah dagu ke hidung dan alis mata dan rambut adalah sama ke telinga dan ke sepertiga dari wajah
  • Pada bagian bawah gambarnya, terdapat sebuah garis yang sama dengan sisi persegi yang dibagi menjadi empat bagian. Garis tersebut berfungsi sebagai poin yang menentukan proporsi tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *