Sensasi Bertualang di Sungai Oyo Yogyakarta, Pasti Seru

Sensasi Bertualang di Sungai Oyo Yogyakarta, Pasti Seru

Sensasi Bertualang di Sungai Oyo Yogyakarta, Pasti Seru

5 Sensasi Seru Bertualang di Sungai Oyo, Yogyakarta

Sensasi Bertualang di Sungai Oyo Yogyakarta, Pasti Seru – Apa sih yang ada di benak teman-teman ketika mendengar kata ‘rafting’ dan ‘river tubing‘? Takut ban pelampung terbalik dan kita ikut hanyut? Memacu adrenalin kita yach hehehe. Itu mungkin yang aliran sungainya di level sekian, deras banget. Tapi yang satu ini beda, jangan kabur dulu dong! Tulisan ini adalah lanjutan dari cerita basah-basahan saya sekeluarga ber-Cave Tubing di Goa Pindul.

Sungai Oyo berlokasi di Gelaran II, Bejiharjo, Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55891. Jam operasional wisata di Jogja ini dimulai pada pukul 07.00 hingga 16.30 WIB. Biasanya para wisatawan melanjutkan petualangan dari Goa Pindul ke Sungai Oyo yang jaraknya hanya sekitar 1 km aja.
Wisata di Sungai Oyo lebih terasa menyatu dengan alam dan lebih merasakan adventure yang berbeda. Cocok nih buat kalian yang suka berpetualang ajrut-ajrutan, tidak takut basah-basahan. Makin asyik di kala turun hujan, soalnya aliran air sungainya semakin deras.

1. Wisata andalan di Gunung Kidul 

River tubing Oyo atau disebut susur Sungai Oyo adalah wisata andalan di Gunung Kidul setelah Goa Pindul. Biasanya wisatawan setelah masuk ke Goa Pindul memilih melanjutkan wisatanya ke susur Sungai Oyo. Jarak antara Goa Pindul dengan Sungai Oyo, kurang lebih 1 km.

2. Menyatu ke alam terbuka 

Sungai Oyo mengalir sepanjang sekitar 106,75 km dari timur laut ke barat daya hingga bermuara ke Sungai Opak di Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Membentang sepanjang Pegunungan Sewu. Debit air rata rata bulanan Sungai Oyo sekitar 9,31 m3/detik dengan debit maksimum sebesar 83,2 m3/detik dan minimum sebesar 1,89 m3/detik.

Meskipun dengan menggunakan peralatan khusus yang sama saat menyusuri Goa Pindul, river tubing Oyo ini berbeda lokasi dan view pemandangannya. Objek wisata ini lebih menyatu ke alam terbuka dan sedikit adventure.

3. Membelah bukit karst utara dan selatan 

Sungai Oyo adalah sungai periodik yang mengalir membelah bukit karst utara dan selatan dengan muatan aliran suspended load. Pada saat musim hujan, wisatawan bisa melakukan rafting dengan perahu karet jika debit air memungkinkan. Namun jika debit air tidak memenuhi syarat untuk rafting, wisatawan tetap bisa menyusuri Sungai Oyo dengan ban tubing seperti di Goa Pindul.

4. Tidak terlalu ekstrim dan terdapat air terjun

Pada debit air tertentu, jarak tempuh pada saat musim hujan 2-4 kali lebih jauh daripada musim kemarau. Dengan arus lebih kencang dan beberapa titik ombak, cukup akan menguji adrenaline.

Bagi yang kurang punya nyali, river tubing Oyo tidak terlalu ekstrim. Keamanannya sudah diteliti sebelum digunakan sebagai objek wisata. Pengecekan debit air dilakukan setiap hari pada musim hujan. Selama perjalanan river tubing Oyo, kamu akan disajikan pemandangan air terjun yaitu Air Terjun Sungai Oyo. Di lokasi air terjun ini adalah saatnya wisatawan berhenti.

Lokasi ini adalah spot yang paling menarik untuk mengambil gambar. Disini pula wisatawan boleh mencoba melompat dari ketinggian 4 meter atau 9 meter. Wisatawan juga bisa mandi di bawah Air Terjun Sungai Oyo ini dan merasakan sensasi dinginnya air terjun.

 

Comments are closed.