Tim Penegakan Protokol Jaring 159 Warga Tak Bermasker

Tim Penegakan Protokol Jaring 159 Warga Tak Bermasker

Tim Penegakan Protokol Jaring 159 Warga Tak Bermasker

Tim Penegakan Protokol Jaring 159 Warga Tak Bermasker – Sebanyak 159 orang tidak mengenakan masker terjaring penegakan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran COVID-19 di Wonosobo, Jawa Tengah.

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Satpol PP Kabupaten Wonosobo, Hermawan Animoro di Wonosobo, Senin, mengatakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 terus berusaha mengingatkan warga untuk menaati protokol kesehatan, demi memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Bukan cuma di Pusat Kota saja, operasi penegakan protokol kesehatan Covid-19 juga digelar di sejumlah wilayah pada Senin (24/8). Operasi yang melibatkan Satpol PP dan anggota TNI-Polri menyasar tempat-tempat umum.

Khusus di wilayah Kota Wonosobo, tim berhasil menjaring tak kurang dari 159 orang yang beraktfitas di area publik tanpa mengenakan masker dan memberikan peringatan kepada tujuh toko yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

“Sasaran kami adalah para pengguna jalan yang masih beraktivitas di area publik tanpa masker, penumpang angkutan umum, para pembeli di kios maupun toko dan warung-warung serta tempat-tempat usaha yang sampai saat ini belum mematuhi protokol kesehatan COVID-19,” katanya.

Ia menyampaikan kepada masyarakat yang diketahui masih tidak patuh terhadap imbauan sesuai protokol kesehatan, tim langsung mengambil tindakan dengan memberikan peringatan dan meminta agar secepatnya membeli masker sebelum meneruskan aktivitasnya.

“Warga yang tidak memiliki bekal uang dan tidak bisa membeli masker kami berikan secara cuma-cuma, namun demikian ada beberapa yang sebelumnya harus kita berikan sanksi fisik ringan atau sanksi sosial lainnya,” katanya.

Di wilayah Kecamatan Leksono operasi serupa oleh tim gugus tugas setempat juga masih menemukan sebanyak 67 orang yang masih abai terhadap ketentuan memakai masker di luar rumah.

Pemerintah wonosobo fokus untuk memutus penyebaran virus corona

Camat Leksono Bambang Wen bersama unsur forum koordinasi pimpinan kecamatan mengakui operasi tersebut ditujukan untuk mencegah potensi penularan virus korona di wilayahnya.

“Melalui operasi ini kita terus berusaha agar masyarakat memiliki kesadaran untuk melindungi diri sendiri dari paparan COVID-19, mengingat saat ini di wilayah Leksono tercatat sudah ada 4 kasus terkonfirmasi positif,” katanya.

Hasil pantauan terhadap disiplin memakai masker bagi warga yang beraktivitas di luar rumah, menurutnya akan terus diterapkan secara ketat demi menjaga agar COVID-19 tidak lagi meluas di wilayah Leksono.

Warga terpapar COVID-19 di Kabupaten Wonosobo hingga kini sudah mencapai 186 kasus, 95 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh, 88 orang dalam perawatan, dan 3 orang meninggal dunia.

Selain itu, berdasarkan hasil update terakhir di website resmi corona.wonosobokab.go.id sebanyak 542 orang tercatat sebagai PDP alias suspek, 456 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh, 19 orang dirawat, 52 orang menjalani isolasi mandiri, dan 15 orang lainnya meninggal dunia.

Comments are closed.